H-3 sooca whisper.
You know what's so good about earth born round? By having this clever concept in dividing the planet into different time zomes, we all can redo and undo the day by flying west and east. Ofcourse, the requirement is to cross the greenland.
My friend once was having her birthday twice. Her double august 10th made her 17th birthday was more....sacred, I guess. I could tell she was expressively happy.
What will be on your mind if you were having 2 same birthdays in a row?
I think I will pray in mind, " thanks Allah, I wish today was sooca h-3."
Powered by Telkomsel BlackBerry®
me luff you, kidung!
vintha: "gimana dinda? di kkn ketemu siapa yang bakal dicantol ga?"
dinda: "aduh vintha, nanyanyaaa.."
rani: "co di kelompok gw ***** gitu deh"
dinda: "kalo tazki cowo, i definitely cinlok ama dia. pokoknya selama kkn gw cinlok ama tazki!"
rani: "kalo gw, iing!"
mario: "cinlok ama tazki? beneran?"
dinda: "iyaaa, aku suka her character!"
mario: "oohhh dia suka laki2 yang haaaaaa (sambil menirukan gaya tazki kalo barang kesayangannya direbut paksa, gerakan tangan mukul2, sambil teriak. hmm, mario berbakat jadi pemain mimik n body gesture)
to mi best amigo selama kkn, definitely nice to meet you!
reblogged: defects and qualities
lets make up the plans! :) *forgetting yesterdays, thanking Allah those days had passed. untuk sementara, rencana yang ini yg paling baik : allocate the desire for Indonesia Mengajar to..... i dont know yet. :)
Paulo Coelho: Defect and Qualities
A warrior of the light knows his defects. But he also knows his qualities.
Some of his companions complain all the time: “the others have more chances than we have.”
They may be right, but a warrior does not let that paralyze him, and tries to make the most of his virtues.
He knows that the power of the gazelle is the ability of her legs. The power of the seagull lies in her sure aim at striking the fish. He has learned that a tiger is unafraid of the hyena because he is aware of his own strength.
A warrior seeks to know what he can rely on. He always checks his equipment, comprised of three things: faith, hope and love.
If these three are present, he does not hesitate to move forward.
welcome today! the true miracle of today is the first breath i realized that i am still permitted to wake up. so the soul finally made it back to its body. the rest of the day is a GIFT.
Kutu dalam kotak.
Pertama kali gw denger cerita itu dari buku komik kung fu boy. Komik yg gw baca sembunyi2 krn ga boleh baca komik ama pap.
Dari situ gw belajar, bahwa limitless space makes the kutu jumps higher dibanding sama kutu yg lompatannya terbatas oleh sekat2 kotak.
Limitless freedom increases the quality of the jump.
Cerita itu sering gw denger. Tapi pertama kali crita itu gw baca dibuku yg forbidden for me to read. Trserah kali kedua, kali ketiganya.
Kalau misalnya argumen di dunia ini berbentuk lingkaran, quadran 1 dan 2 adalah argumen pap. Quadran 3 dan 4 argumen mam. And my arguments are lost in space.
I decided, gw ga akan ikut gunma, gw ga akan ikut MI, thanks for not asking any further.
I don't like being a common person. And now, I feel useless struggle to be uncommon. Let me be a common person yg nyenengin kedua orang tua gw ajalah.
Dang it. I dislike being a common woman.
I regret that I cannot be like honda, I don't have the courage to cross the line, to break the rule, to runaway and have my own track, yg kabur dr rumah hanya untuk memfulfill desirenya untuk ngeliat pesawat terbang. I upset that I cannot be a rebel for my own good, on my own prespective.
Tapi, no matter how small this box would be, I will make use of all the space.
Welcome, common dinda. Be happy. At least I have limitless freedom in defining happy. This will worth the pain.
praise Allah.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Anak Mamih..
Lagi di tol cipularang, abis presentasi rencana hidup ke mam, yang sekitar lebih dari setengahnya ditolak.. :(
1. Ttg gunma.
Herdinda nanya ke mam yg lagi leha2 di kosan, " mam, si ini tadi nyuruh aku ikut daftar exchange ke jepang. Tapi aku sbnrnya have no passion on it."
Mam, "there is no point for you not trying, mbak. Toh nothing to loose. Jepang itu etos kerjanya bagus lho, ga pernah salah belajar ngebuka mata untuk negara2 spti itu. Ikut aja, keterima ato engga, ya jodoh2an."
I never think I would apply. But then, Jadilah gw mengambil kertas pendaftarannya di detik terakhir sblm gw balik ke jkt di hari ini, half gratefully, half reluctantly..
*ngeliat daftar cv yg mesti diisi, gw mikir, what the hell I have been doing for so far? There is no legit prove of what I'm doing.
2. Proyek mengajar anak fisip.
herdinda, "mam, kan kita brgkt tgl 25, kalo misalnya aku di nangor ampe tgl 22, kira2 aku terlalu mepet u/ packing ga?"
Mam, " emang mau ada apa? (Tanpa gw menjawab sepatah katapun, mama lgsg nembak) kalo acara asysyifaa blablabla yg bukan akademik, ga usahlah. Mending kamu di rumah, nemenin mama, ngecharge energi. Percaya deh, kalo kamu brgkt dg kondisi mikirin ini itu, pasti kamu jadi crancky, gampang ngambek, sensitif. Udahlah di rumah aja"
Dinda,"tadinya aku mau ikut ngajar ama anak fisip. Ngajar bhs inggris di sd deket sayang.."
Mam,"udah ga usah ya dinda ya, kamu kan punya target skripsi, ya fokus aja di satu hal."
*aku emang punya duty sbg anak yg hrs nemenin mamanya di rumah, ato pergi, ato dll. Kadang aku mikir, more than half of what I've been doing ya what my mom said. I'm not complaining, I'm thinking now.
3. Indonesia mengajar
Dinda, "mam, kalo aku cuti ditengah2 koassku untuk ikut IM gimana?" (Aku nanya gini, soalnya, selama cuti koass, ortuku hrs ttp bayar uang sekolah p3d aku.)
Mam, "(nanya pjggggggg bgt, mulai dr akan dikirim kemana, kapan brgkt, di satu daerah guru IM nya ada brp, kamu tau info ini drmana, siapa yg ngajakin (ga ada, aku bilang, aku yg mau, aku yg browse *malah makin ga boleh) mekanisme seleksi, siapa yg punya yayasannya, mekanisme penempatan. Kalo papua kalimantan, nusa tenggara mama ga ngebolehin *pdhl ini malah jd tmpat pilihanku. Mulai dari nanya ampe mama ngebikinin aku rencana IM versi mama sendiri yg diadakan bersamaan dg ptt aku, yang jelas2 that's oppositely with what I planned. Dan ofcourse this is not that IM is about kalo berbarengan dg PTT)
Alasannya apa? Aku perempuan dan mam mau aku mending di rumah nemenin mam.
Kadang aku mendambakan kehidupan bebasku di amerika. Aku memutuskan apa yg aku mau, apa yg aku ga mau. I am totally responsible dg apa yg aku putuskan.
Tapi, she's my momma anyway. I am glad that she is around, dan aku sbg anak bisa berbakti, ngikutin apa yg mama mau. Cuma, aku jadi berdoa dlm hati, as soon as aku diwajibkan berbaktinya ke suami, aku mau suami yg ngizinin aku melakukan hal2 kya diatas. Jelas hal2 diatas itu hal yg bermanfaat, yg seorang ibu takutkan untuk anak perempuannya berkelana sendiri. There is no point to not consider each of the above plan as things I'll be permitted do.
Mau teriak.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
peluru makam pahlawan
jadikan aku seperti peluru makam pahlawan
benda simbol kehormatan seorang satria yang aku pungut dan aku simpan
yang ditembakkan untuk mengantar siapapun yang berada di depannya ke surga
yang setiap kali peluru itu ada di lapang pandangku, kembalilah memori baik orang lain itu di kepala
jadikan aku teman yang kau perlakukan seperti peluru makam pahlawan
yang datang padamu di saat-saat penuh penghormatan, dan aku didatangkan padamu oleh orang yang hormat kepada siapapun pahlawan terhormat itu, sebagai tanda setia sampai akhir hayat
yang kau pungut dan kau simpan, dan keberadaanku sebagai pengingat
antara dirimu pada diriku sendiri dan memorimu dengan orang lain
jadikan aku teman yang tidak bisa kamu lepas, karena aku menghubungkanmu dengan siapapun yang ada di hatimu itu
-----------------------
the power of a kind word or deed
july 20, 2011. 0129 hrs.
sleep is still away. what i learned these couple weeks:
- be brave even if you are not. no one can tell the difference
- learn to listen. opportunity sometimes knocks very softly.
- when someone hugs you, let them be the first to let go
- dont expect life to be fair
- never waste an opportunity to tell someone you love them
- nobody makes it alone. have a grateful heart, and be quick to acknowledge those who help you
meet my fear.
yes. curhat session. rasanya gw ga tau harus kemana nyalurin rasa kangen gw ke temen2 ini. kemana, ke siapa, via apa, dll.
gw takut psotingan ini jatuhnya terlalu jujur. but gapapalah, take this as a reward for you who get the chance to read this. a little private thing, which later matters a lot.
selama kkn, sasaran tempat curahan things (gw ga mau menyebut ini curahan hati, ato curahan perhatian, hanya curahan things. you may define "things" on your own language) ke rani dan miko. pas awal2, sebenernya lebih ke banyak orang. nanyain kabar orang2 yang gw rasa nice to keep in touch with, dari yang gw rasa pasti enak dan cepat ngebalesnya, ampe yang cuma sekedar formalitas. in anyway, they live in my days, and i certainly grateful and appreciate that.
lama kelamaanm i sticked with rani and miko. yaa. here are the facts. walopun pertanyaan gw sama, dengan menggunakan kata 'apa kabar?' ato manggil nama panjang2 yang emang nunjukin kalo gw kangen, kadang jawaban temen2 cewe gw lebih lama daripada temen2 cowo. kalo bbm, kadang cuma di read ga dibales. haha. gapapa, kayanya respond ability orang emang beda2. ada juga yang kalo jawab ga antusias. ya, jadi gw anggap mereka lagi sibuk, dan i left as soon as they seem wanted to stop.
beberapa bertahan dan gw ngerasa seneng nerima balesan pas gw tanyain kabarnya tiap minggu. those chats, in times like these (times ketika kkn yang mostly gw bingung harus ngapain, shg gw cari2 kerjaan sendiri) means a lot, dan kadang2 gw baca berkali2. dan yang almost everyday ya si miko dan rani. selain karena mereka available di bbm dan ym, jadi lebih gampang dan murah untuk ngebangunin, untuk cuma sekedar panggil memanggil, mereka juga has been good friends of mine. jadi ga canggung2 amat kalo mau cerita ato sekedar missedcal. hehe.
to both of them, i thanked you so much. sebanyak2nya. you dont know what ive been through, but a solid thing i know, i am happy with your presences.
here is the story about me and my bestfriends. kemarin gw tiba2 ga enak untuk menyapa rani dan miko hanya untuk my random problem hanya karena melihat satu hal kecil yang diperbesar oleh hormon hari ketiga gw. you know what i mean.
kemarin malam, di dapur, via hp yang gw yakin sangat memakan pulsa. maafkan saya ya mama dan mishbah.
dalam keadaan mishbah yang nelpon, so i didnt make the call, i took a call.
d: "mish, gw bosen deh. kalo gw ada masalah, gw bolak-balik nelpnya elo mulu. gw pengen nelp orang lain"
m: "yeh. jadi tadi ngapain missedcall gw? dan lo skrg ngasih tau gw kalo lo ga suka gw telp? jujur bgt lo din"
mishbah ga bakal marah gw komentarin apapun. jawaban, "untung gw tau lo, din" chills me out.
pernah ga ngerasa, you have a lot of friends, but only some that you can share certain things? retoris ya? ofcourse we all do have that kinda feelings. bahkan, terkadang, i think some people wouldnt mind if they only made acquaintances, as long as they have at least one whom you can talk to about everything. either a mother, a father, a sister, a brother, a friend. pick one, and hope that would be enough.
if friendship is a reciprocal relationship, i certainly blessed.
kemarin mishbah bilang kira2 gini, a duty of a friend is to believe. apalagi di kondisi gw dimana, dia dimana. especially when silaturahim only can be made by call or text. udah lama kita ga tuker paradigma. dia ngasih semacam elaborasi argumen kenapa it is tend to be "believe" while me saying that it is more "know"
buat gw, a duty of a friend is to know. when to ask, when to not ask. how to dig deeper, how to leave it shallow. in what circumstances we could be a hero, as a problem-solver, in what condition we could be a zero, as a good-listener. in anyway, a friend should know those, or at least try and learn to know.
for the last five-six years, mishbah has been a best friend of mine. i am totally understand what has been given, whats been received.
why am i writing this? mostly because a fear to lose this. since mishbah pacaran sama hesty, i am afraid that i need to allocate this to other good friends, and i dont have all the confidence that there are some who can take me as a package with my bad attitudes.
--i dont like the melancholy of this post, but i think i need to write this down. just to loosen up a bit.
this post, again, its up to you to decide the insights (if there is any). no matter what i am grateful of everything i have had, i have now, and i may have in the future.
recalling two thousand 7
i opened my facebook and cyan loh, my exhange friend from malaysia tag a photo of me and ruslan on winter orientation. and the introduction of the album is:
I believe that sometimes you have to leave the city of your comfort and explore the wilderness of your intuition. What I had discovered was beautiful. What I discovered was myself. My 17 old self was always curious about life and a true traveler at heart; and I still am. I took a leap of faith and landed myself on a foreign land. And that was four years ago. Indeed time has change the many landscapes and faces.i wanna add life into years, be as wild as a life can take me, as many people i can hug into their hearts.
Kawah galunggung!
Kawah galunggung, 1st impression:
Kelompok KKN gw berame2 ke kawah galunggung yang pertama kali itu hari minggu, minggu pertama tinggal di desa rancapaku. Tanggal 3 juli, kalo ga salah.
Sempet bingung, kita mau ke kawah apa ke air terjunnya nih? Dan anak2 mutusin untuk naik ke kawah. Sebelum sampai ke titik start 620 anak tangga sblm smpai ke kawah, kita naik ojeg dari gerbang masuk pertama kali objek wisata galunggung sekitar 10-15 menitan kalo ga salah. Dan mungkin derajat tanjakannya ada yg sampe derajat-dimana-kalo-ga-pegangan-ama-motor/tukang-ojeknya-kita-bisa-ngejengkang-ke-belakang. Seperti itulah.
Sampe di tangga start, punggung gw pegel bgt, krn naek ojek yg tempat duduknya kaya dari papan. Untung duduknya bukan duduk nyamping, kalo iya, mungkin pinggul gw ud mencong sebelah by the time gw turun dari ojek.
Nah, abis turun dr ojek, kita makan. Abis itu mulai naik tangga. Adalah si andre, si sombong yang sama brengseknya ama gw, yang sok keren pisan lari dari tangga paling bawah ngejar gw n tazkia n ryan yg udh paling dluan naik tangga.
"Lama lo!" Sambil lari keatas ngeloncatin anak tangga selang dua-dua.
"This turtle will race you, rabbit!" Pikir gw.
Pas mulai ga sabar karena anak tangga yang keliatannya tidak akan pernah abis, gw mulai ngangkat kaki sambil nginget pelajaran hidup: everything is always start with step 1, and 2, and 3, and go along sperti anak tangga yang cuma 620. Ga susah nyampe ke puncak. Beneran. Ga sesusah pas pelantikan TMA yg jalannya susahnya sesusah.....mm, kata yg lain sih ga susah. Buat gw susah. Hehe
Akhirnya sampe deh ke puncak dari 620 anak tangga, dimana kita bisa ngelongok ke bawah ngeliat kawah yang baguuuussss banget. Kawahnya semacam dipagari oleh permukaan gunung yang retak (kata ryan, retakannya itu disebut 'faucet'). Hari itu ga ada awan, cerah bgt. Jadi gw melihat batas tegas antara garis hijau gunung dan langit biru. Bagus, bagus bgt. Kayya pemandangan di film sanctum.
Gw n tazki sampai dengan selamat, dengan perasaan iyeah! We did it! We are kings of the world! Terus duduk2 ngeliatin pemandangan. So excited! Pas nyampe ryan muntah, kayanya masuk angin, ato ga, makan siangnya kebanyakan, jadi keluar semua.
*Emang dasarnya gw nyebelin kali ya. Rasanya kebiasaan ngeledek gw makin susah dikendalikan since I have I wrong bad principle, but it always work to shorten the distance between strangers: semakin lo brengsek, semakin bisa lo menjadi temen gw. Semakin bisa lo ngatain gw, semakin mungkin lo jadi temen gw. Mmm. No comment. Learned this from jerks in the states.
Terus baru liat2 bentar, si the mima udah sampe di tempat gw tazki n ryan. Terus dia teriak, "kamu bawa obat asma kan? Turun ke bawah sana, andre asmanya kambuh!"
Wiiihhh. Gw merasa bersalah sebersalah-bersalahnya. Gw tau andre itu asma, gw tau disana itu dingin, gw tau dia ga bakal bisa nyampe kalo tenaganya diabisin dia awal untuk naik tangga sambil lelarian gitu. Knp gw sama sekali ga kepikiran sblmnya?
Akhirnya gw turun. Dan gw ga foto sama sekali di kawah itu.
Sesampenya di rumah, andre ama ryan jadi bahan ejekan gw. Ryan: katanya anak geologiii, naik kawah aja muntaahh.. Andre: *haha janganlah, ledekan gw jgn ditaro disini, terlalu nyebelin and not worth repeating. Tapi andre emg sebegitu nyebelinnya shg gw hrs lbh nyebelin buat nyaingin dia.
--------------
Kawah galunggung, 2nd impression:
Gw dan tazki berhasil ngebujuk ryan dan ian untuk nemenin kita ke kawah galunggung lagi. We were so eager, untuk ngebalesin dendam krn di kwh galunggung part one, gw n tazkia ga sempet foto2. Alhamdulillah!
Misalnya ryan ga dianterpun, kita berencana naik angkot.
Pas di perjalanan, aji ngebbm gw, tnyata dia mau ke galunggung juga! Jadilah janjian di tempat. Ih asik. Gw ud lama ga ketemu aji ama ubay. Yang tadinya semangat 100 persen ke galunggung, skrg smgtnya makin naik, apalagi stlh ian berhasil kami informed consent untuk diculik dan dia bersedia.
Wih, naik tangga dg semangat 45 tea gw teh.
Perjalanan 620 tangga ga segampang yang kmrn buat gw.
Beda ama perjalanan kmrn, gw istirahat lbh banyak. Dan yg sebelumnya gw ga pernah duduk di tannga untuk istirahat, skrg gw duduk 2-3 kali. Si ryan bilang,"mana yang pas di mobil paling semangat kesini, baru segini aja ud cape?" Haha, sialan.
There was something wrong. Kayanya gw kualat. Sampe diatas. Gw ngerasa capeee bgt. Si ryan lagi2 nyeletuk,"wih, lo capenya kaya gw kmrn tuh, bentar lg paling muntah." Gw terlalu cape untuk ngebales "gandeng maneh." Berisik kamu.
Sorry, I am trying now to be very descriptive, because that day I thought I was dying.
Tiba2 perut gw mules. Seperti ada yang menekan usus gw dari dalem perut, kaya maksa usus2 itu keluar. sakitnya 1 garis, dari xiphoid processus turun ke umbilicus, terus ke sepanjang perineum. Yang paling nyiksa di sepanjang perineum sampe umbilicus. Ya Allah, gw ga pernah sakit sesakit itu. Gw bilang, "tazkii, gw mau tidur di paha tazkii." Jadilah gw tidur dg kepala di paha tazkia, badan gw diatas pasir.
Dari bangku, gw jalan di papah tazkia, sambil nunduk kita ke warung terdekat. Pas mau duduk, gw muntah. Terpaksa lari ke rerumputan terdekat. Setelah 3-4 kali exploding, sakit diperut gw nyebar dari sias ke sias. Gw inget detail.
Setelah gw balik ke warung, gw mulai ga inget detail. Yang gw inget tangan gw udh mulai kesemutan dan kaku. Jari2 gw ketarik inversi ke proximal pergelangan tangan. Gw inget kang andhika pernah ngasih tau bentuk tgn sperti itu. Gelaja hypotermia. kaki gw mulai dingiiinn bgt, lidah gw ksemutan dan rasanya bergetar2, perut gw udah kaya...ga tau kaya apa.
Gw ga tau ryan apa ian yg bilang, "kita bikin tandu aja. Cpt2 turun." Perut ama punggung gw dibalur kayu putih. Ga tau ama tazki apa sama ibu warung itu. Kaki gw dipijit, sakit bgt rasanya. Terus tiba2 udah ada aji. Ada ubay. Gw sempet mau bercanda, gw inget. Tapi lupa jadi bercanda apa engga, waktu itu pokoknya gw mau bercanda.
Gw megangin tangan yg anget, ga tau tangan siapa, terus megangin leher orang yg panas, gw ga tau leher siapa, gw ga tau siapa yg ada di kaki gw, gw ga tau siapa yg nempelin botol air panas di punggung gw. Yg gw inget, ya Allah sembuhkanlah saya. Dan gw bener2 ga mau terjadi apa2. Krn 620 tangga itu ga asik dijalani kalo bbrp org harus ngebopong badan gw yg segede ini.
Kata tazki, gw nyebut2 astagfirullah, ya Allah sembuhkan saya, dan manggil2 nama dia. Tazki bilang, tadi gw takut ngeliat gw sampe istigfar, iya taz, gw jg takut -_-. Kayanya botol air panas ama leher panas sgt membantu gw. Selain pas gw sembuh jg udah jam stgh 11an. Matahari ud tinggi dan cerah. Kata ubay gw harus duduk dibawah matahari. Gw ikutin. Perut gw masih kaya hell.
Gw lupa bahwa:
1. Kita sampai di titik start naik tangga jam 9an pagi. Masih dingin, awan masih dibawah.
2. Dengan bodohnya gw cuma pake tanktop dilapis jaket tipis kotak2 kesukaan gw.
3.gw ga pake jins, tp pake celana bahan yg terlalu ga menghangatkan
4. Gw haid hari pertama
5. Gw sarapan telor dadar 1/2 butir sama kentang 2 sendok makan.
Disinilah gw merasa, gw teh anak kedokteran dodolnya keterlaluan.
Pokoknya abis itu baik2 aja. Gw seneng gw bisa ke kawah galunggung lagi. N minta maaf ke tazki, ryan, ian krn nyusahin. Ini foto2nya:
Dan di mobil tazki, ryan, ian ngerecall2 kejadian tadi. Gw nanya2, sambil ngebayangin, tadi gw punya dosa apa sampe perut gw sesakit itu. Leher yang menyelamatkan itu tnyata leher tazki g penuh keringat. Haha. I was happyhh! Terserah nanti ryan ama andre mau ngebully gw kaya gimana. Yg penting gw seneng! Alhamdulillah!!
Powered by Telkomsel BlackBerry®